Dongen Bocah di Siang Hari

Ada cerita si kancil
Beribu akal dalam dirinya dirinya
Si gajah berbelalai panjang berujar tentang belajar ketulusan
Singa si raja rimba mencoba bijak di tengah hutan
Harimau berlari kencang mencari mangsa
Pada jaman dahulu kala
Mengingat akan keluguan tentang hidup
Senyuman si bocah yang belum terkontinasi
Mengajak bersenda gurau tentang keikhlasan
Yang saat ini seperti tlah gersang
Di renggut era penuh manipulasi
Kakek tua pencari kayu bakar
Menuntun dalam kesederhanaan
Yang seakan tlah hilang
Tentang hidup di tengah kedamaian
Gadis desa penjual dedaunan
Membawa suasana tentang arti pengharapan
Bocah bocah yang hidup di tengah kesederhanaan
Membawa ke dunia penuh senyuman
Semua tlah hangus
Oleh kebebasan tak beradab
Tanpa sadar tlah hidup di al bawah sadar
Penuh intrik
Penuh bual
Menggiring ke arah matrialistis
Dan merusak otak otak penuh virus
Dongeng tempo dulu
Tlah tergerus modernisasi
Membawa jiwa sekuler merusak peradaban
Kekejian teknologi
Membentuk jiwa penuh ambisi
Menghapus dongeng bijaksana yang berganti manipulasi
Dongeng masa lalu
Tlah usang
Terjerembab tak berbekas
Semua berganti virus virus perusak
Merasuki jiwa yang lugu
Pada jaman dahulu kala
Berganti robot robot ambisius
Mencabik cabik ketulusan tentang kisah yang usang
Gadis desa penjual kayu bakar
Berganti gadis desa penjual harga diri
Dan ironi menjadi dongeng kebingungan
Yang terus melanda
Melukai rasa akan ketulusan
Penulis : Dedy Prastyo (Way Galih_17.05.2019 Pukul 02.00 Wib)