Pemerintah Palembang Tak Segan Pecat ASN Pecandu Narkoba!

Indepth.id – Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan menyatakan tidak segan memecat pegawai baik honorer maupun aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti sebagai pencandu narkoba.

“Untuk menertibkan pegawai pencandu narkoba, bersama tim BNN setempat gencar melakukan tes urine secara mendadak di satuan kerja dan dinas-dinas atau OPD,” kata Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa di Palembang, Selasa.

Dia menjelaskan, penyalahgunaan narkoba telah menyentuh semua lapisan masyarakat termasuk ASN, sebagai tindakan pencegahan dan penertiban pegawai yang kecanduan narkoba dilakukan tes urine secara mendadak.

Jika ada pegawai berstatus ASN maupun honorer terbukti menggunakan narkoba akan diberikan sanksi diberhentikan/dipecat sebagai pegawai, katanya.

Menurut dia, dalam kegiatan tes urine di beberapa satuan kerja dan dinas jajaran Pemkot Palembang dua bulan terakhir belum ditemukan satupun pegawai yang terindikasi mengonsumsi narkoba.

Meskipun belum ada yang terbukti mengonsumsi narkoba, kegiatan tes urine akan terus dilakukan hingga menjangkau seluruh pegawai.

Untuk memaksimalkan penertiban pegawai narkoba, selain tes urine, pemkot membuka diri untuk menerima informasi dari masyarakat yang mengetahui pegawai Pemkot Palembang melakukan penyalahgunaan dan terlibat sebagai pengedar narkoba, ujar sekda.

Ditangkap karena Konsumsi Sabu, Oknum ASN Berdalih Ingin Tingkatkan Percaya Diri dalam Bertugas

Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Urusan Agama (KUA) yang berlokasi di kawasan Kota Palembang, Ja (47), ditangkap lantaran mengonsumsi narkotika jenis sabu.

Ja pun berdalih mengonsumsi sabu untuk meningkatkan kepercayaan dirinya saat bertugas menasihati calon pengantin.

Pernyataan Ja tersebut diungkap oleh Kapolsek Ilir Timur I Palembang, Kompol Deni Triana Sik, saat menggelar rilis tersangka.

“Dari pengakuannya, tersangka ini sudah lima tahun pakai narkoba dengan alasan untuk meningkatkan kepercayaan diri karena yang bersangkutan bekerja di salah satu KUA Palembang dan dia mengaku percaya diri saat bekerja jika pakai itu (sabu),” ujarnya, Sabtu (3/10/2020).

Setelah dilakukan pengembangan lebih lanjut, aparat juga berhasil menangkap seorang ibu rumah tangga berinisial R yang diduga menjual sabu kepada Ja.

Saat ini, keduanya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Ilir Timur I Palembang.

“R ini diduga adalah pengedar. Dari pengakuan Ja, dia terakhir kali beli sabu kepada R sebelum akhirnya ditangkap,” ujarnya.

Sumber:

  • https://sumsel.antaranews.com/berita/546902/sekda-pemkot-palembang-pecat-asn-pencandu-narkoba
  • https://www.tribunnews.com/regional/2020/10/03/ditangkap-karena-konsumsi-sabu-oknum-asn-berdalih-ingin-tingkatkan-percaya-diri-dalam-bertugas