Persiapan Deklarasi 5 Pilar STBM, Wahdi Minta Sanitasi Bukan Hanya Formalitas

Metro – Walikota Metro Wahdi menghadiri pertemuan Koordinasi dan Advokasi Persiapan Verifikasi dan Deklarasi 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Acara ini berlangsung di Gedung Wisma Haji Al-Khairiyah Kota Metro, Kamis (10/03/2022).

Menurut laporan Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Andrianti, STBM merupakan pendekatan untuk mengubah perilaku masyarakat, melalui pemberdayaan untuk menekan angka kasus menular seperti diare.

“Deklarasi 5 pilar tersebut yaitu setiap individu dan komunitas mempunyai akses sehingga tidak membuang air sembarangan. Setiap rumah tangga mengelola air minum sendiri. Setiap rumah tangga atau dalam suatu komunitas seperti sekolah kantor. Faskes tersedia tempat cuci tangan dengan air mengalir. Setiap rumah tangga mengelola limbahnya dengan benar dan mengelola sampah dengan benar dan ada 75 peserta sebagai pemangku kepentingan kegiatan ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Walikota Metro Wahdi, mengatakan kepada seluruh OPD untuk memonitoring kegiatan deklarasi ini. BAPPEDA diharapkan memonitoring kelurahan Metro Pusat.

“Permasalahan sanitasi bukan hanya sekedar formalitas, tetapi bagaimana perilaku manusianya, yang dimulai dari diri sendiri kemudian masyarakat sekitarnya. Dengan begitu diharapkan tanggal 31 Maret sudah mendeklarasikan 5 pilar ini,” ungkap Wahdi.

Lanjutnya, untuk mewujudkan STBM akan dilakukan verifikasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung. Semoga Pemerintah Kota Metro dapat berkomitmen melakukan verifikasi untuk langkah awal menjadikan Kota Metro sebagai kota sehat.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dari Dinkes Provinsi Lampung Uki Basuki, memaparkan bahwa STBM harus dilakukan pemantauan, untuk memastikan terjadinya proses perubahan perilaku masyarakat, serta verifikasi STBM 5 pilar.

“Hal ini bisa dilaksanakan jika pilar pertama sudah mencapai 100 persen, yakni status stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Dan 4 pilar lainnya telah mencapai 50 persen, maka pelaksanaan STBM 5 pilar tersebut tercapai,” pungkasnya.

Tambahnya, Uki juga menjelaskan terkait 5 pilar yang sudah selesai adalah ODF. Dimana Kota Metro mendapatkan penghargaan STBM berkelanjutan.

“Saat ini kita akan mendeklarasikan 5 pilar STBM dan CTPS cuci tangan pakai sabun pada tanggal 31 Maret. Jika kita tidak memulainya, maka kita tidak bisa memulai pembangunan berkelanjutan. Kepala OPD harus memahami pilar tersebut, sementara itu 22 kelurahan harus terbebas dari buang air besar sembarangan,” tutupnya. (red/adv)