Lampung Tengah. Seputih Raman – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., secara resmi membuka Utsawa Dharma Gita (UDG) XI Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2026 yang digelar di Kantor Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Lampung Tengah, Kecamatan Seputih Raman, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan umat Hindu sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan, moral, dan budaya kepada generasi muda.
Turut hadir Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Jumaadi, S.Ag., Anggota DPRD Provinsi Lampung I Made Suwarjaya, S.H., M.H., Ketua Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) Provinsi Lampung I Gede Budi Artana, S.Pd., M.M., Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah I Gusti Putu Yugo, S.T., Ketua PHDI Kabupaten Lampung Tengah Trisma Wijaya, S.H., Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Lampung Tengah Desi Cermanawati, para camat se-Kabupaten Lampung Tengah, Forkopimcam Seputih Raman, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dewan juri, panitia pelaksana, serta para peserta Utsawa Dharma Gita.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia, pembina, guru, orang tua, peserta, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya UDG XI Kabupaten Lampung Tengah.
Menurutnya, Utsawa Dharma Gita bukan sekadar kegiatan perlombaan, tetapi merupakan bagian penting dari proses pembinaan umat dan pendidikan karakter generasi muda.
Bukan Sekadar Perlombaan
I Komang Koheri menegaskan bahwa Utsawa Dharma Gita merupakan wadah untuk membaca, melantunkan, memahami, sekaligus menghayati ajaran yang terkandung dalam kitab suci Hindu.
Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai luhur agama diharapkan tidak berhenti pada kemampuan peserta dalam mengikuti perlombaan, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Utsawa Dharma Gita bukan sekadar ajang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan sraddha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta membentuk generasi yang memiliki karakter, moral, etika, dan akhlak yang baik,” ujar I Komang Koheri.
Ia berharap nilai-nilai keagamaan yang diperoleh melalui kegiatan tersebut dapat menjadi bekal bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman.
Menurutnya, generasi muda membutuhkan fondasi moral dan spiritual yang kuat agar mampu tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter sekaligus berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Lestarikan Seni, Tradisi, dan Budaya
Lebih lanjut, Plt. Bupati menilai UDG memiliki peran strategis dalam melestarikan seni, budaya, dan tradisi keagamaan Hindu yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga menjadi media pendidikan dan pembentukan karakter yang mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap agama dan kebudayaan.
“Melalui Utsawa Dharma Gita, kita tidak hanya melestarikan tradisi keagamaan, tetapi juga menjaga kekayaan budaya bangsa. Ini merupakan tanggung jawab bersama agar nilai-nilai luhur tersebut tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.
Kepada seluruh peserta, I Komang Koheri berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
Ia mengajak para peserta menjadikan UDG sebagai kesempatan untuk belajar, mengembangkan potensi diri, memperluas pengalaman, serta mempererat persaudaraan.
Ia juga berharap peserta terbaik nantinya mampu menjadi duta Kabupaten Lampung Tengah pada ajang Utsawa Dharma Gita tingkat Provinsi Lampung maupun tingkat nasional.
Perkuat Kerukunan dan Toleransi
Pada kesempatan tersebut, Plt. Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai salah satu modal penting dalam membangun daerah.
Menurutnya, keberagaman agama, suku, budaya, dan tradisi merupakan kekayaan yang harus dijaga melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan gotong royong.
“Kerukunan adalah modal penting bagi pembangunan. Mari kita terus menjaga persatuan, saling menghormati, dan membangun Lampung Tengah dengan semangat kebersamaan dan gotong royong,” pesannya.
Dengan memohon restu Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri secara resmi membuka Utsawa Dharma Gita XI Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2026.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda Hindu yang berkarakter, berprestasi, memiliki pemahaman agama yang kuat, serta mampu menjadi bagian penting dalam menjaga kerukunan dan pembangunan Kabupaten Lampung Tengah. (Red/Adv)










